Kamis, 18 Juli 2013

Filled Under:

Yang menentukan dalil berpuasa atau hari raya itu siapa?

INILAH SALAH SATU DIANTARA BANYAK DALIL KITA BERPUASA ATAU BERHARI RAYA IKUT PEMERINTAH, BUKAN IKUT ormas.

Mana yg anda ikuti? Dalil shahih, atau ormas? Atau ormas lainnya?

Imam Muslim rahimahullah meriwayatkan dalam Shahihnya, dari Hudzaifah bin al-Yaman radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Akan ada para pemimpin/penguasa setelahku yang mengikuti petunjuk BUKAN DENGAN PETUNJUKKU dan menjalankan sunnah namun BUKAN SUNNAHKU. Dan akan ada di antara mereka orang2 yg memiliki hati laksana hati syaitan yang bersemayam di dalam raga manusia.”

Maka Hudzaifah pun bertanya, “Wahai Rasulullah, apa yang harus kulakukan jika aku menjumpainya?”

Beliau menjawab, “Kamu harus tetap mendengar dan TAAT kepada pemimpin itu, walaupun punggungmu harus dipukul dan hartamu diambil. Tetaplah mendengar dan TAAT.”
(HR. Muslim dalam Kitab al-Imarah)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

مَنْ أَطَاعَنِي فَقَدْ أَطَاعَ اللهَ وَمَنْ عَصَانِي فَقَدْ عَصَى اللهَ
وَمَنْ أَطَاعَ أَمِيرِي فَقَدْ أَطاَعَنِي وَمَنْ عَصَى أَمِيرِي فَقَدْ عَصَانِي

“Barangsiapa mentaatiku berarti telah menaati Allah. Barangsiapa menentangku berarti telah menentang Allah. Barangsiapa mentaati pemimpin (umat)ku berarti telah mentaatiku, dan barangsiapa menentang pemimpin (umat)ku berarti telah menentangku.” 
(HR. Al-Bukhari no.6718 dan Muslim no.1835, dari shahabat Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu) 

Jadi, perlu diketahui. untuk Berpuasa, ikuti Pemerintah.

0 komentar:

Poskan Komentar

Copyright @ 2013 Belajar Sholat.